-->

BREAKING NEWS

Dua menteri ke Belawan tinjau KM Bukit Raya sebagai tempat isot

Dua menteri ke Belawan tinjau KM Bukit Raya sebagai tempat isot

“Dalam kondisi seperti ini negara hadir, bergotong royong antara pemerintah pusat, daerah maupun BUMN untuk menangani Covid-19, karena kunci dalam menangani Covid-19 ini adalah kebersamaan, memastikan negara hadir, memastikan pejabat publik tidak lelah melayani dan rakyat turut mendukung program pemerintah agar Covid-19 bisa teratasi dengan baik,” kata Menteri BUMN, Erick Thohir saat itu.

Erick menjelaskan, Presiden ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal, salah satunya dengan penyediaan fasilitas isoter.

“Diharapkan pasien isoman dapat menggunakan isoter karena sudah dilengkapi dengan fasiltas dari pemerintah, berupa pendampingan, layanan nakes dan obat-obatan. Mohon para warga yang ada di Medan kami sarankan jangan ragu bergabung dalam isoter,” ujar Erick.

Sementara itu, Menhub Budi Karya menyatakan, salah satu kunci untuk menangani Covid-19 adalah dengan penyediaan fasilitas isoter. Selama ini fasilitas isoter ada di darat, kebetulan kapal Pelni tidak berkegiatan selama masa pandemi.

“Kami berinisiatif menggunakan kapal Pelni sebagai isoter, pertama sekali diluncurkan di Makasar dan sukses besar. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung. Ini bukti nyata bentuk kolaborasi dan komitmen pemerintah, baik pusat maupun pemerintah Kota Medan untuk mendukung upaya percepatan pemulihan Covid-19. Kapal ini bisa menjadi alternatif ruang isolasi bagi para pasien Covid-19 tanpa gejala, sehingga mempercepat kesembuhan dibandingkan dengan melakukan isolasi mandiri di rumah. Kepada para nakes terima kasih, kalian pahlawan. Kepada para pasien, kami doakan cepat sembuh, tetap olahraga ya?” ujar Menhub saat menyapa para pasien isoter.

Penyediaan KM Bukit Raya ini sebagai lokasi isoter merupakan wujud kerja sama antara Pemko Medan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Pelni dan Pelindo 1.

KM Bukit Raya ini tiba di Pelabuhan Belawan pada Senin, 16 Agustus 2021. Kapal ini mampu menampung sebanyak 463 bed (450 bed untuk pasien dan 13 bed untuk nakes).

Pemko Medan telah melakukan pembenahan dan penataan bentuk dalam kapal, sehingga dapat difungsikan sesuai kebutuhan lokasi isoter.

Sementara itu, Dirut Pelindo I Prasetyo menyatakan, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) berkomitmen penuh untuk memberi dukungan dalam upaya percepatan pemulihan Covid-19 di Kota Medan, dengan menyediakan fasilitas dermaga di Pelabuhan Belawan untuk sandar bagi KM Bukit Raya, milik PT Pelni.

“Kami memberikan pelayanan berupa penyediaan fasilitas dermaga selama kapal ini bersandar dan memastikan keamanan selama kegiatan ini berlangsung. Pelindo 1 juga telah membuka akses/jalur khusus ke arah kapal isoter, pembuatan pembatas portable untuk meminimalisir akses ke kegiatan bongkar muat, dan suplai air bersih melalui PDAM Tirtanadi. Untuk memastikan keamanan, Pelindo 1 menyediakan patroli security, rambu-rambu keamanan, signage HSSE, portable portals, marka darurat, parking area dan posko kesehatan,” kata Prasetyo saat mendampingi Menteri BUMN dan Menhub, serta Wali Kota Medan saat monitoring ke KM Bukit Raya.

Menurut Prasetyo, Pelindo 1 bersama Pelni juga akan membuat beberapa program kegiatan pendukung untuk para pasien isoter, seperti kegiatan olahraga dan rekreasional.

“Kami akan menyediakan fasilitas untuk olahraga senam, pingpong dan catur, di antaranya instruktur senam, sound system, panggung instruktur, meja pingpong dan kelengkapannya serta papan catur. Untuk kegiatan rekreasional, kami menyediakan fasilitas untuk memancing, movie time, berjemur, dan snack and coffee time bekerja sama dengan UMKM setempat. Selain itu, Pelindo 1 juga menyediakan 100 pax makanan untuk pasien selama satu bulan dan logistik untuk non-pasien berupa food & beverage dan fasilitas mushola, ” ujar Prasetyo.

Pelindo 1 berkomitmen penuh untuk mendukung pemulihan Covid-19 di Indonesia, khususnya di sekitar wilayah kerjanya. Berbagai bantuan untuk pemulihan Covid-19 telah disalurkan Pelindo 1, seperti bantuan sembako dan masker kepada masyarakat yang terdampak, bantuan APD untuk RS dan Puskesmas, pembagian buah-buahan kepada pasien Covid-19 dan tenaga kesehatan, penyediaan fasilitas untuk vaksinasi massal, dan bantuan pemulihan Covid-19 RSDC Wisma Atlet dan Nakes RSDC Simprug.

(KTS/rel)