-->

BREAKING NEWS

Pj Gubernur Jambi Secara Resmi Membuka Rapat Koordinasi Dukcapil Se-provinsi Jambi

Pj Gubernur Jambi Secara Resmi Membuka Rapat Koordinasi Dukcapil Se-provinsi Jambi
Foto Inro, Pj Gubernur Jambi Berikan Kata Sambutan. Jambi,Jambiekspose.net -- Pemerintah Provinsi Jambi melalui dinas Sosdukcapil menggelar rapat koordinasi kependudukan dan pencatatan sipil Se-Provinsi Jambi Tahun 2021. Tema, dukungan dalam pemutakhiran data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) melalui pemanfaatan data kependudukan. Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Pj Gubernur Jambi, Dr. Hari Nur Cahaya Murni Jumat(12/03/2021) Hotel Swiss Bell kota jambi. Turut mendampingi Dirjen Dukcapil Kemendagri RI, Prof.Dr.Zudan Fakrullah .SH.MH, Sekda Provinsi Jambi, H.Sudirman,SH.MH, Bupati dan Wakil Bupati Se-provinsi Jambi, Kadis Sosdukcapil Provinsi Jambi, Arief Munandar. Dikatakan Dr. Hari Nur Cahaya Murni, Atas nama pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan selamat datang walaupun sudah 2 atau 3 hari di sini dan terima kasih kepada Menteri Dalam Negeri khususnya melalui Bapak Direktur Jenderal kependudukan dan pencatatan sipil beserta rombongan yang telah berkenan meluangkan waktu dan meringankan langkah berkunjung ke bumi Sepucuk Jambi sembilan Lurah. "Kami berharap kehadiran bapak dapat menuntaskan permasalahan administrasi kependudukan dan menempatkan Provinsi Jambi sebagai provinsi terbaik dalam menyelesaikan administrasi kependudukan,"jelasnya. Provinsi Jambi dengan luas wilayah 50058 kilometer persegi memiliki jumlah penduduk pada posisi semester kedua tahun 2020 sebanyak 3 532. 697 jiwa yang tersebar di 11 kabupaten kota. "Dengan jumlah wajib KTP 2.400.774 KTP hasil rekaman yang telah dilakukan sampai dengan bulan Januari 2021 adalah 2488031 jiwa. Artinya bahwa target telah mendekati, kami memberi apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Kota khususnya para bupati dan walikota yang sangat aktif memberikan perhatian terhadap upaya perekaman tepat waktu dan tepat sasaran pencapaian persentase rekaman di atas 100%,"ucapnya. Ini dilakukan melalui, pertama rekaman di sekolah-sekolah khususnya bagi siswa SMA yang akan berusia 17 tahun, yang kedua Gerakan Indonesia sadar administrasi kependudukan atau bisa yang ketiga pelaksanaan jemput bola atau jebol.
Foto Inro, Pj Gubernur Jambi Diberikan Alat Perekaman secara simbolis. Ditambahkan Prof.Dr.Zudan Fakrullah .SH.MH, Ditjen Dukcapil Kemendagri berupaya mengintegrasikan seluruh tata kelola pelayanan publik dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) selama 5 tahun ke depan. " Hal itu sesuai Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2019 mewujudkan sistem integrasi data kependudukan,"ucapnya. Kenudian juga memerintahkan Tim Pendamping Jemput Bola dalam Pemberian Dokumen Kependudukan bagi warga SAD membawa peralatan lengkap untuk perekaman KTPel. "Karena didunia ini ada empat zaman yang diberikan oleh Maha Kuasa, pertama, zaman batu, Kedua zaman agraris, ketiga zaman, industri, dan terakhir zaman teknologi,"katanya. Data dari Dukcapil ini sudah banyak digunakan oleh pihak perbankan, TNI POLRI, termasuk dari kalangan pemerintah pusat, Provinsi dan kabupaten di seluruh Indonesia. Dijelaskan oleh Arief Munandar, Sejalan dengan upaya perekaman data warga yang berhak mempunyai KTP-el, Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran Anak Usia 0-18 Tahun di Provinsi Jambi yang sudah mencapai 1.074.646 jiwa (93,08%) dari keseluruhan sebesar 1.154.496 jiwa, perlu diselesaikan dengan segera untuk mencapai 100%.” “Hal ini sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Negara/Pemerintah melalui Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota terhadap pelayanan prima pengurusan kepemilikan Akta Kelahiran Anak,” tegasnya. (Inro )