-->

BREAKING NEWS

PT Jasa Raharja Jambi Mendukung Raker Dalam Bentuk Digitalisasi Samsat.

PT  Jasa Raharja Jambi Mendukung Raker Dalam Bentuk Digitalisasi Samsat.
Foto Inro, Kacab PT Jasa Raharja Jambi Berikan Keterangan Pers. Jambi, Jambiekspose.net-- Selasa(15/12/2020) Pemerintah Provinsi Jambi melalui Bakeuda menggelar kegiatan rapat kerja Tim Pembina Samsat. Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan pembangunan, Ir. Agus Sunaryo yang mewakili Gubernur Jambi berhalangan hadir. Dikatakan Agus Sunaryo, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Bakeuda menyambut baik akan kegiatan rapat teknis t8m pembina samsat. "Sebagaimana kita pahami bersama bahwa upaya peningkatan penerimaan negara dan daerah pada tahun 2020 ini sangat berdampak signifikan dengan adanya Pandemi Covid-19,"jelasnya. "Tidak terkecuali dengan penerimaan yang bersumber dari pnbp swdkllj dan pajak provinsi dalam hal ini PKB dan BBNKB,"ucapnya. Banyak tantangan baik dari internal maupun eksternal di masa Pandemi Covid-19 yang harus disinkronkan dengan kebijakan pemerintah baik dalam hal pemberian relaksasi maupun dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional. Tentu saja hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi institusi yang diberikan kewenangan untuk melakukan pemungutan dalam mengupayakan peningkatan penerimaan asli daerah sebagai salah satu sumber pembiayaan Pembangunan Daerah. "Pada tahun 2020 target pendapatan provinsi jambi yang bersumber dari PKB dan BBNKB sebesar Rp 655.751 M, hingga pertengahan desember realisasi telah melebihi target Rp 673.868 M atau sebesar 102.79 persen,"terangnya . Capaian merupakan hasil kerja keras, cerdas dan ikhlas secara profesional. Sudah saatnya sebagai pelayan masyarakat perlu melakukan evaluasi dan menganalisa titik-titik kritis dalam pelayanan serta menyatukan berbagai elemen samsat. Sementara itu dijelaskan oleh, M.Zulham Pane, dalam masa pandemi Covid-19 ini semua kegiatan diseluruh dunia termasuk di Jambi terkena imbasnya. "Ini seperti disampaikan Kepala Bakeuda Provinsi Jambi karena adanya Pandemi Covid-19 kegiatan dilakukan sekali dalam tahun 2020," " ini ada masih 10 hari kerja lagi untuk melaksanakan pekerjaan ke samsatan di provinsi Jambi,"ucapnya. Harapannya tentunya dengan adanya rapat kerja ini menyatukan visi dan misi di samsat sehingga ada 3 instansi yang Samsat ini bisa melakukan satu tujuan dalam bekerja dilapangan.Bagi Jasa Raharja Jambi sangatlah mendukung kegiatan ini di dalam bentuk digitalisasi Samsat. "karena memang selama pandemi Covid-19 ini juga walau kita ketahui di sini tadi dalam laporan yang disampaikan oleh Ka Bakeuda ada sedikit peningkatan pajak kendaraan bermotor dan masih banyak juga kendaraan-kendaraan yang belum melakukan daftar ulang di kantor Samsat,"terangnya. PT Jasa Raharja Jambi untuk program kerja di tahun 2021 akan melakukan sinergitas dan kolaborasi tentunya dengan badan keuangan daerah bersama ditlantas Polda Jambi. "Dari tiga instansi tersebut dipastikan adanya terobosan-terobosan yang mungkin sebelumnya mungkin belum pernah ada dilakukan di Jambi,"katanya. Diharapkan nantinya adanya suatu program dari Bakeuda di awal tahun 2020 mendorong masyarakat nanti lebih mau lagi datang ke Samsat Baik itu dengan datang langsung maupun memakai online. "Termasuk juga PT Jasa Raharja Jambi mendorong masyarakat untuk melakukan kewajibannya karena dana-dana yang kita kumpulkan dari swjkllj digunakan untuk penyerahan santunan korban-korban kecelakaan lalu lintas yang ada di Provinsì jambi,"tegasnya.(Inro).