-->

BREAKING NEWS

Pemerintah Provinsi Jambi Mendukung Program Kerja Presiden RI Terhadap Sertifikat Kepemilikan Tanah.

Pemerintah Provinsi Jambi Mendukung Program Kerja Presiden RI Terhadap Sertifikat Kepemilikan Tanah.

 

Foto Inro, Sekda Provinsi Jambi Dan Kanwil BPN beserta Unsur Forkopimda  Berfoto Bersama  Masyarakat Jambi Penerima Sertifikat.

Jambi, Jambiekspose.net -- Sekda Provinsi Jambi bersama Kanwil BPN Provinsi Jambi beserta unsur Forkopimda usai mendengarkan dan menyaksikan penyerahan sertifikat tanah seluruh Indonesia.


Penyerahan Sertifikat serentak dilakukan diseluruh ini dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo Senin(09/11/2020) secara virtual di istana negara.


Sekda berharap supaya cita-cita Presiden Joko Widodo agar tahun 2025 keseluruhan tanah di Indonesia didaftarkan dan dipetakan dapat terwujud, sehingga tidak lagi terjadi sengketa lahan dan tanah. Pendaftaran dan pemetaan serta minimnya konflik agraria tentu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya Provinsi Jambi. 


“Untuk mencapai cita-cita tersebut dibutuhkan koordinasi intensif dan berkesinambungan antara Kanwil BPN Provinsi Jambi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Daerah  Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi, sehingga proses pensertifikatan dapat berjalan lancar tanpa halangan berarti,” ungkap Sekda.

 

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jambi, Ir.Dadat Daryatna,M.Si, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini juga serentak dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

 

“Jumlah bidang tanah di seluruh Provinsi Jambi itu kurang lebih 2.310 bidang tanah, dan sampai hari ini  sertifikat yang sudah selesai sekitar 24.500 sertifikat dan yang dibagikan kurang lebih 18.500 sertifikat.  Seperti yang tadi kita ketahui bersama bahwa pada tahun 2025 kita harus menyelesaikan untuk mendaftarkan seluruh bidang tanah yang ada di Republik Indonesia. Kami tidak bisa bekerja sendiri karena banyak kegiatan yang membutuhkan bantuan dari instansi terkait, Pemda tentu saja, kemudian dari Forkopimda. Pemda sangat diperlukan terutama kaitannya dalam pendampingan. Pendampingan dari Pemda dan Forkopimda ini juga sangat diperlukan baik saat pengukuran, kegiatan lapangan, blanko permohonan, kemudian pendampingan dalam kegiatan pengukuran supaya bisa berjalan dengan lancar dan aman. Saya sangat berterima kasih atas kerjasama yang sangat baik sehingga diharapkan kita dapat mencapai target yang diberikan,” ujar Dadat.(Inro).