-->

BREAKING NEWS

111 Para Pengusaha Hotel Dan Hotel Menerima Dana Hibah Dari Pemkot Jambi.

111 Para Pengusaha Hotel Dan Hotel Menerima Dana Hibah Dari Pemkot Jambi.
. Foto Inro, Walikota Jambi Berikan Penjelasan Ke Para Pengusaha Hotel Dan Restoran Penerima Dana Hibah. Jambi, Jambiekspose.net-- Pemerintah Kota Jambi yang pendapatan asli daerahnya bersumber dari jasa dan perdagangan. Dimana tahun 2020 seluruh dunia dikagetkan adanya penyebaran virus Covid-19 yang berasal dari Yunan, dari cina dan Di indonesia terkena imbasnya. imbasnya dari pandemi Covid-19 ini berupa kacau perekonomian, pendidikan, serta pariwisata termasuknya. Pemerintah pusat dengan telah mengantisipasi akan kekacauan dari pandemi dan akan berjanji membantu para pelaku usaha termasuk pariwisata. Tidak lain adalah pemberian akan dana hibah pariwisata dari pemerintah pusat itu pun dikucurkan ke kota Jambi. Untuk itu, pemerintah kota Jambi dana hibah itu kepada pengelola hotel dan restoran yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi Sy Fasha Kamis(26/11/2020) di Hotel BW LUXURY Kota Jambi membuka secara resmi sosialisasi. Dalam amarahnya, mengingatkan agar dana hibah yang diterima dimanfaatkan sesuai peruntukkannya. Pasalnya, setiap dana terkait covid-19 akan diperiksa aparat penegak hukum. "Saya ingatkan juga bahwa bantuan ini bukan bersifat pribadi. Karena ini akan dipertanggungjawabkan dan kami akan tanyakan dana ini digunakan untuk apa."ujarnya. "Setiap bantuan covid itu diperiksa oleh BPK dan diawasi oleh aparat penegak hukum. Ada tiga aparat penegak hukum yang mengawasi, satu kepolisian, kedua Kejaksaan dan ketiga KPK, jadi kami minta diperhatikan," tegas Bantuan ini, kata Fasha bukti nyata perhatian pemerintah menjawab keluhan dari pelaku usaha pariwisata. Khusus kota Jambi, Fasha mengingatkan kembali sebagai daerah pertama di Indonesia yang peduli dengan pariwisata. Penerima bantuan dana hibah yang diberikan kepada para pengusaha baik hotel dan restoran oleh pemerintah kota jambi ada sebanyak 111. "111 ini adalah para pengusaha hotel dan restoran yang telah melakukan kewajibannya yaitu membayar pajak tahun 2019 yang lalu,"urainya. juga para hotel dan restoran agar selalu akan meningkatkan protokol kesehatan serta melakukan 3M. Ditambahkan oleh Rindang Aprianto,para pelaku usaha penerima dana hibah ini telah melewati verifikasi yang salah satu syaratnya adalah melunasi pajak tahun 2019. "Total dana hibah Rp 10 miliar. Dimana 70 persen itu kita alokasikan untuk dana hibah restoran dan hotel. Syaratnya tadi seperti melunasi pajak 2019 dan terdaftar pada tanda daftar usaha pariwisata di kota Jambi. Sisanya 30% untuk mempercantik kota Jambi, pertama seperti objek wisata,"terangnya. dijelaskan oleh Ketua DPD PHRI Provinsi Jambi, Yudi, PHRI menyambut baik akan pemberian akan dan hibah dari pemerintah pusat diteruskan ke Pemerintah Kota Jambi. "Pemberian dana hibah bisa menjadikan darah segar dimana para pemilik hotel dan restoran kesulitan akan pendapatan yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 ini, "ucapnya. Tetapi harus diingat oleh pemilik hotel dan restoran bahwa dana ini bukan untuk dipakai untuk secara pribadi melainkan untuk menggaji akan kebutuhan para karyawannya dan juga untuk meningkatkan akan keamanan di Hotel dan restorañ itu sendiri.(Inro).