-->

BREAKING NEWS

Hotel Odua Weston Kota Jambi Didapati Tim Gugus Tugas Covid-19 Telah Melanggar Prokes.

Hotel Odua Weston Kota Jambi Didapati Tim Gugus Tugas Covid-19 Telah Melanggar Prokes.

 

Foto Inro, Plt Kasat Pol PP Kota Jambi Lakukan Sidak Dalam Penegakan Perawal 21 tahun 2020.

Jambi, Jambiekspose.net -- Mendengar adanya tim gugus tugas Covid-19 kota jambi akan melakukan sidak ke hotel Odua Weston insan media segera merapat ke lokasi.


Sekitar pukul 13.52 wib sidak langsung dipimpin oleh Plt Kasat Pol PP Kota Jambi, Kamal Firdaus beserta anggotanya segera mendatangi hotel tersebut.


Kedatangan Kasat Pol PP Kota langsung disambut oleh satpam hotel Odua Weston Kota Jambi. 


"Ijin bapak, kalau boleh tahu bapak darimana dan hendak bertujuan apa kesini,"ucap satpam yang tidak mau disebut namanya.


Pertanyaan dari satpam langsung di jawab oleh Plt Kasat Pol PP Kota Jambi.

Foto Inro, Salah Satu Personil Satpol PP Kota Jambi Melihat Suasana Pertemuan Di Hotel Odua Weston. 

"Saya bersama tim beserta beserta dari insan media dan kami akan menegakkan peraturan walikota jambi no 21 tahun 2020 mengenai protokol kesehatan segala kegiatan dilakukan oleh pihak dunia usaha, khususnya di Hotel Odua Weston,"katanya.


Tanpa menunggu waktu lama, Plt Kasat Pol PP merangsek masuk ke dalam hotel dan salah satu pegawai menghampiri resepsionis agar segera memanggil manager.


"Ternyata manager hotel Odua Weston Kota Jambi tidak berada ditempat, segera kasat perintahkan anggotanya untuk segera naik ke ruangan pertemuan dilantai dua,"perintahnya.


Dan tim mendapatkan ternyata ada dua ruangan yang dipakai oleh dinas pemberdayaan perdesaan yang dilaksanakan dari kerinci.


Kembali Kasat Pol PP mempertanyakan akan keberadaan manager untuk dimintai akan keterangan dari pelaksanaan kegiatan dalam salah satu ruangan.


Dari hasil tim gugus tugas Covid-19 dari temuan kegiatan acara dilaksanakan hotel Odua Weston Kota Jambi MELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN COVID 19 O dan di DENDA Rp 10 JUTA


"Akibat mengabaikan kegiatan Prokest Covid-19, tidak adanya sosial distansing dan para peserta kebanyakan tidak menggunakan masker serta panitia tidak mengimbau para peserta agar selalu memakai masker dan SD, karena sudah ada dalam perda,"tegasnya.