-->

BREAKING NEWS

Dirjen Perikanan Budidaya Ajak Para Santri Ponpes Untuk Bisa Berbisnis Budidaya Ikan.

Dirjen Perikanan Budidaya Ajak Para Santri Ponpes Untuk Bisa Berbisnis Budidaya Ikan.

 

Foto Inro, Dirjen Perikanan Budidaya Berikan Keterangan Pers. 

Jambi, Jambiekspose.net -- Pandemi Covid-19 membawa dampak diseluruh dunia, perekonomian menjadi imbas sehingga perekonomian masyarakat menjadi lemah.

Pemerintah Indonesia melalui para menteri diberikan instruksi oleh Presiden agar memberikan bantuan kepada para petani serta berikan terobosan terbaru.


Hal ini tercermin dari Dirjen Perikanan Budidaya melalui BPBAT Sungai gelam Jambi menggelar kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada para penerima bantuan Bioflok Tahap I Dan Minapadi.


Kegiatan sosialisasi ini langsung dibuka secara resmi oleh Dirjen Perikanan Budidaya, Ir. Slamet soebjakto.MSi Senin(24/08/2020) di Odua Weston Kota Jambi. 


Dikatakan oleh Ir. Slamet soebjakto.MSi, mengucapkan selamat kepada para peserta yang terpilih dan mengikuti pelatihan Bioflok Tahap I Dan Minapadi. 


"Untuk bioflok maupun minapadi ini adalah satu usaha bisnis, dan harus menguntungkan kepada para pelaku usaha,"jelasnya. 


Bioflok I dan Minapadi ini harus menguntungkan dan memberikan suatu dampak kesejahteraan para pelaku usaha.


"Terutama para santri yang ada di Ponpes seluruh Indonesia, bahwa para santri itu mengkonsumsi makan hanya 9 kg per kapita per tahun sedangkan secara nasional 53 kg per kapita per tahun. Ini jauh berbeda dari para santri dalam mengkonsumsi ikan,"ujarnya.

Untuk itulah dalam pertemuan ini mengajak para santri di ponpes agar selalu meluangkan waktunya untuk bisa membudidayakan akan beternak ikan.(Inro).



"Kalau para santri ini maju dalam usahanya mereka bisa dikatakan bisa berbisnis dalam membudidayakan beternak ikan, ilmunya bisa diturunkan kepada santri selanjutnya,"tegasnya.


"Jangan hanya berbisnis saja tetapi harus meningkatkan akan kualitas SDM juga, jadi semua lini harus seimbang, seperti mengerti akan keuangan, akan pakan ikan, serta mengerti akan memasarkan hasil para santri tersebut,"urainya.