-->

BREAKING NEWS

BPS Provinsi Jambi Akan Mengerahkan 2863 Task force Se-Kabupaten Kota Untuk Mendata SP2020. 

BPS Provinsi Jambi Akan Mengerahkan 2863 Task force Se-Kabupaten Kota Untuk Mendata SP2020. 
Foto Inro, Kepala BPS RI Secara Simbolis Berikan Perangkat Kerja SP2020 Pada Petugas 


Jambiekspose.net -- Senin(31/08/2020) bertempat di Kantor BPS Provinsi digelar ekspose kick off SP2020.


Dikatakan oleh Kepala BPS Provinsi Jambi, Drs Wahyudin, Bahwa BPS seluruh Indonesia khusus nya Provinsi Jambi akan melakukan sensus penduduk tahap kedua.


"Pendataan sensus penduduk Februari sampai bulan Mei bagi masyarakat Provinsi Jambi sudah dilakukan pendataan secara online sebelum pandemi,"jelasnya.


"Ternyata walaupun masyarakat sudah didata masih juga belum ada yang mengisi sensus penduduk 2020, Pemerintah pusat melalui BPS RI akan segera menugaskan kembali BPS seluruh Indonesia mendata kembali bagi masyarakat yang belum sensus penduduk.


Dalam bulan Februari sampai dengan mei 2020 BPS Provinsi Jambi yang sudah tercatat ke dalam database ada sekitar 12.83 persen dengan sekitar 462 ribu penduduk sudah melaksanakan secara online.


"Tinggal  sekitar 3,1 juta penduduk yg belum berpartisipasi dlm sensus penduduk online akan dilakukan sensus pada bulan september ini,"ucapnya.

September 2020 akan dilaksanakan sensus penduduk secara offline, para petugas task force ini dibantu oleh masing-masing RT atau kepala dusun Se-kabupaten kota jambi. 

"Sedangkan untuk suku anak dalam akan dilakukan sensus penduduk juga termasuk juga warga negara asing sudah diakui oleh negara Indonesia,"imbuhnya.


Task force akan dikerahkan dalam pendataan sensus penduduk ada sebanyak 2863 orang se-kabupaten kota jambi, dalam masa pandemi Covid-19 ini para task force akan dilengkapi alat perlindungan diri berupa handtizer, masker, sarung tangan.


"Sensus penduduk tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, para task force tidak langsung ke rumah penduduk melainkan memberikan kuisiner seperti nama, tempat tanggal lahir, nik kepada masing-masing rt, kemudian tiga hari bsrulah kuisioner dijemput task force sp2020,"urainya.

Target sensus penduduk 2020 bulan Februari sampai mei harus selesai di bulan september secara nasional  baik online maupun offline.(Inro)