-->

BREAKING NEWS

Inkavin Jambi Gelar Pelatihan Advanced Cardiac Life Support(ACLS) For Nurse.

Inkavin Jambi Gelar Pelatihan Advanced Cardiac Life Support(ACLS) For Nurse.
Foto Inro, Sekretaris DPW PPNI Berikan Materi Kepada Peserta Pelatihan ACLS.

Jambi -- Ada pepatah mengatakan menjaga kesehatan lebih mahal dan sering diutarakan oleh para dokter kepada pasiennya atau masyarakat yang dikunjungi.

Apalagi mengalami kejadian henti jantung ( cardiac arrest ) merupakan penyebab kematian terbesar pada penderita dewasa yang menderita penyakit jantung koroner.

Karena itu, tenaga medis dan paramedis didorong menguasai Advance Cardiac Life Support (ACLS) atau pelatihan bantuan hidup jantung lanjut.

DPW Inkavin Jambi menggelar pelatihan advance cardiac life support (ACLS) dor nurse, hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Sekretaris DPW PPNI Provinsi Jambi, Ns.Dedi Sofyan.Skep Jumat(13/12/2019).

Turut mendampingi Ns. Yuyun yuniarti s. Kep, trainer dari DPP inkavin, Ns. Rambu ananda dinasti. S. Kep, Ketua DPW inkavin jambi. Ns. Tuti ARYANI. M. Kep. Sp. Kep. MB.

Dikatakan oleh Dedi Sofyan, kegiatan ini sangatlah bagus yang dilaksanakan oleh inkavin jambi sehingga kedepannya para perawat lainnya harus memperbanyak akan ilmunya.

"Pelatihan ini yang diikuti para perawat yang ada bertugas di rumah sakit bertujuan untuk bisa menjadi trainer dimana mereka bekerja,"jelasnya.

Pelatihan yang dilaksanakan oleh inkavin jambi merupakan pelatihan tingkat lanjut dalam menangani ACLS.

"Kejadian henti jantung ( cardiac arrest ) merupakan penyebab kematian terbesar pada penderita dewasa yang menderita penyakit jantung koroner,"katanya.

Karena itu, tenaga medis dan paramedis didorong menguasai Advance Cardiac Life Support (ACLS) atau pelatihan bantuan hidup jantung lanjut.

Ditambahkan oleh Rambu ananda dinasti, ACLS merupakan kelanjutan dari Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Kalau BHD untuk orang awam, sedangkan ACLS diperuntukkan khusus tenaga medis, termasuk perawat,"jelasnya.

Menurutnya, bagi tenaga kesehatan, keterampilan dasar untuk menolong pasien dalam kondisi kegawatan adalah ACLS..

 Kegawatan dalam hal ini adalah kondisi seseorang yang dapat menimbulkan atau mengancam jiwa dan memerlukan pertolongan cepat, cermat dan tepat.

"Kondisi kegawatan itu misalnya henti jantung, serangan jantung, tiba-tiba pasien tidak sadar, kurang cairan, gangguan otak dan sebagainya. Parameter yang diukur di antaranya denyut jantung, pernapasan dan respon," sebutnya.

Pihaknya berharap, adanya pelatihan itu dapat meningkatkan keterampilan dokter dan perawat dalam penanganan pasien henti jantung maupun keadaan sebelum henti jantung.

"Henti jantung paling cepat mengakibatkan pasien meninggal. Jika kurang dari lima menit tidak tertangani, maka akan menyebebabkan kecacatan menetap atau tidak pulih," paparnya.

Dijelaskan oleh Tuti ARYAN, kegiatan pelatihan ini dilaksanakan merupakan program kerja dari organisasi untuk memberikan pengetahuan kepada peserta.

ACLS atau Advanced Cardiac Life Support (ACLS) merupakan pengetahuan dan ketrampilan tentang penanganan kasus-kasus kegawatdaruratan kardiovaskuler.

Pelatihan ini diperuntukkan bagi perawat yang bekerja di bangsal / ruang rawat inap, IGD, ICU dan Cardiovascular Unit.


Ketua panitia. Hendri . Am kEP, peserta ada sebanyak 12 orang terdiri dari utusan 4 orang dari KKP, 2 Orang dari Rs. Islam Arafah, 2 orang dari RSUD Rd Mattaher, 1 orang Rs Theresia, 1 orang Rs Siloam, 1 Rs Sei Gelam, 1 orang HIPGABI. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 Hari.