-->

BREAKING NEWS

Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam Secara Resmi Membuka Sosialisasi Dan Bimtek Bagi Penerima Bantuan Bioflok, Minapadi, Dan UPR.

Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam Secara Resmi Membuka Sosialisasi Dan Bimtek Bagi Penerima Bantuan Bioflok, Minapadi, Dan UPR.
Foto Inro, Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam Berikan Kata Sambutan.

Jambi, Jambiekspose.net-- Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan Dan Perikanan melalui Balai perikanan budidaya air tawar sungai gelam menggelar kegiatan Sosialisasi Dan Bimbingan Teknis bagi penerima bantuan program prioritas pemerintah berupa teknologi anjuran budidaya sistem.bioflok Minapadi dan revitalisasi unit pembenihan rakyat (UPR) Tahun Anggaran 2019.

Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Kepala Balai perikanan budidaya air tawar sungai gelam Provinsì Jambi, Ir. Ahmad Jauhari Pamungkas, M.Si Senin(25/11/2019) Hotel Abadi Suite Kota Jambi.

Turut mendampingi Janu Dwi Kristanto,S.Pi, M.I.L, Kasubbag Tata Usaha Balai perikanan budidaya air tawar sungai gelam, Ir. Ramadhani Putri, Kabid Budidaya mewakili Kadis DKP Provinsi Jambi, Wahyu Budi Wibowo,S.St.Pi, Ketua penyelenggara.

Dikatakan oleh Ahmad Jauhari Pamungkas, dalam rangka mendukung kebijakan strategi pembangunan perikanan yang berkelanjutan melalui peningkatan produksi perikanan budidaya melalui budaya dan melakukan beberapa program bantuan.

"Bantuan ini yang merupakan program untuk memberikan stimulus terkait hubungan peningkatan produksi yaitu bantuan budidaya ikan, sistem bioflok, bantuan sistem Mina padi kemudian bantuan revitalisasi unit pembenihan rakyat di wilayah kerja Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam di seluruh Sumatera,"jelasnya.

Ditambahkannya lagi, bahwa Bimbingan teknis ini, merupakan penerima bantuan dari pemerintah untuk budidaya sistem bioflok kemudian budidaya ikan sistem Mina padi dan juga revitalisasi unit pembenihan rakyat,"terangnya.

harapannya adalah bahwa penerima ini bisa memanfaatkan bantuan ini, kemudian juga bisa mengembangkan apa yang dibantukan.
harapan terakhirnya adalah meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan untuk masyarakat serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi pemerintah.

"itu semua bahwa apapun yang kita berikan, apapun yang pemerintah berikan itu untuk peningkatan pendapatan dan kesejahteraan. nanti setelah kegiatan ini berjalan untuk supaya supply dan demand nya tetap berjalan lancar maka setiap anggota untuk koordinasi dengan Dinas Perikanan,"ungkapnya.

Dijelaskan oleh Wahyu Budi Wibowo, bahwa peserta Bimtek ini, kelompok perikanan, kegiatan budidaya bioflok, minapadi maupun UPR.

Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 61 orang yang berasal dari 7(tujuh) Provinsi termasuk Jambi sebagai tuan rumah dalam sosialisasi dan bimbingan teknis ini.

"Dari registrasi jumlah anggota yang diundang sebanyak 61 orang di mana 40 kelompok penerima bantuan budidaya ikan sistem bioflok, 4 kelompok penerima bantuan revitalisasi unit pembenihan, 17 kelompok penerima bantuan budidaya ikan sistem Minapadi,"urainya.

Dari 7(tujuh) Provinsi yang mengikuti sosialisasi dan bimbingan teknis ini, Sumatera Utara ada 6 kelompok, Sumatera Barat ada 11 kelompok, Riau ada 3 kelompok, Jambi ada 9 kelompok, Sumatera Selatan ada 13 kelompok, Bengkulu ada 3 kelompok dan terakhir Lampung ada 8 Kelompok. Kegiatan sosialisasi dan Bimtek ini dilaksanakan selama 4(empat) hari.(Inro).