-->

BREAKING NEWS

Kepala Balai KSDA Secara Resmi Membuka Pembentukan Forum Kolaborasi Pengelolaan KEE Dan Penyusunan Aksi KEE Koridor Satwa Di Bentang Alam Bukit Tigapuluh Kabupaten Tebo.

Kepala Balai KSDA Secara Resmi Membuka Pembentukan Forum Kolaborasi Pengelolaan KEE Dan Penyusunan Aksi KEE Koridor Satwa Di Bentang Alam Bukit Tigapuluh Kabupaten Tebo.
Foto Inro, Kepala BKSDA Provinsi Jambi Secara Resmi Membuka Forum Kolaborasi dan Penyusunan Rencana  Aksi koridor satwa di bentang alam bukit tigapuluh kabupaten tebo.

Jambi,Jambiekspose.net  --- Pemerintah Provinsì Jambi melalui Balai BKSDA menggelar kegiatan rapat pembentukan forum kolaborasi pengelolaan KEE dan penyusunan rencana aksi Koridor Satwa Di Bentang Alam Bukit Tigapuluh Kabupaten Tebo.

Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Kepala BKSDA Provinsi Jambi, Rahmad Saleh.S.Hut.M.Si Senin(04/11/2019) Hotel Odua Weston Kota Jambi.

Turut mendampingi Kasi Areal Bernilai Konservasi Tinggi Dit BPEE, Ditjen KSDAE Kementerian LHK, Ir. Putri Jauhar Majikan.SE Mewakili Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Taufik Bukhari Kabid Perlindungan Dan KSDAE.

Dikatakan Rahmad Saleh, bahwasannya forum ini melibatkan semua pihak serta mengoptimalkan yang benar-benar berkepentingan di daerah lokasi target kawasan ekosistem esensial mulai dari masyarakat setempat tokoh masyarakat Pemerintah desa Kecamatan private Sector LSM dan juga Pemerintah Daerah Kabupaten provinsi dan juga pemerintah pusat.

"Pertemuan ini diharapkan dalam pengelolaan kedepan forum ini bisa berkolaborasi dalam merancang Bagaimana mengelola kawasan karena kawasan ekosistem esensial adalah kawasan pengelolaan konservasi di luar kawasan konservasi,"jelasnya.

"jadi kawasan ekosistem esensial ini perencanaannya dan pengelolanya, kita semua jadi tidak ada pengelola tunggal di sana. pengelolanya adalah multipihak, multi-stakeholder jadi itu yang harus kita ketahui bersama bahwasanya kawasan ekosistem esensial merupakan kawasan yang kita kelola bersama yaitu forum,"ujarnya.

Hasil pertemuan dari forum ini ya insya Allah nanti diajukan kepada bupati atau Gubernur itu dilegalkan forumnya.

Kegiatan dilaksanakan selama 2(dua) hari dalam pelaksanaan kegiatan yang dihasilkan merupakan satu landasan hukum dalam merencanakan juga yang akan untuk menyusun rencana aksi.

" rencana aksi Apa yang akan kita kembangkan di sana yang apa yang akan dikelola dengan 2 prinsip yang sangat sangat sangat mendasar pertama, kawasan tersebut memberikan manfaat terhadap satwa liar dan kedua, bisa mensejahterakan masyarakat sesuai dengan visi misi dari Kementerian lhk, hutan Lestari masyarakat sejahtera, dan berkeadilan,"ujarnya.

jadi yang kita butuh ini adalah salah satu misi dari Kementerian lhk Jadi dari forum diharapkan peran dari semua pihak mulai dari hari ini sampai besok coba menyatukan visi misi dalam merancang dan sekaligus merancang Apa rencana aksi akan dilakukan.

Ditambahkan Taufik Bukhari, Kawasan ekonomi essential (KEE), ekosistem di luar kawasan hutan konservasi yang secara ekologis penting bagi konservasi keanekaragaman hayati yang mencakup ekosistem alami dan buatan.

"KEE sangat berperan penting dalam mendukung perlindungan keanekaragaman hayati, karena kawasan tersebut melindungi terancamnya kawasan diluar kawasan suaka alam serta mempunyai keunikan flora dan fauna,"katanya.

Provinsi Jambi juga mempunyai kawasan hutan sebagai calon KEE seperti KEE Koridor satwa di bentang alam bukit tigapuluh di Kabupaten Tebo yang merupakan habitat dari kelompok gajah sumatera terbesar. Kemudian ada juga KEE mangrove pantai cemara di Kabupaten Tanjab Timur.

"Untuk menunjang keberadaan calon kawasan ekosistem esensial tersebut diperlukan komitmen dari pemangku kepentingan seperti NGO, Pemerintah, masyarakat, akademisi dan swasta,"urainya.

Kawasan ekosistem esensial koridor satwa di Kabupaten Tebo memiliki beberapa tujuan dan impact positif, konservasi habitat satwa secara lestari dan konprehensif, sebagai upaya penanganan konflik satwa dengan manusia, juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar kawasan koridor melalui kegiatan ekowisata.(Inro).