BREAKING NEWS

Kabid Kesejahteraan Sosial Secara Resmi Membuka Temu Koordinasi Potensi Dunia Usaha Bidang Kesejahteraan Sosial.

Kabid Kesejahteraan Sosial Secara Resmi Membuka Temu Koordinasi Potensi Dunia Usaha Bidang Kesejahteraan Sosial.
Foto Inro, Kabid Kesejahteraan Sosial Berikan Kata Sambutan.

Jambi, Jambiekspose.net -- Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Dukcapil dalam bidang kesejahteraan sosial menggelar kegiatan temu koordinasi potensi dunia usaha.

Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Kabid Kesejahteraan, Azhari, AKS, M.Ei mewakili Kepala Dinas Dukcapilsos yang berhalangan hadir Selasa(19/11/2019) Shang Ratu Hotel Kota Jambi.

Turut mendampingi Ketua Forum CSR, H.Slamet Iriyanto, Mewakili Bappeda Provinsi Jambi, Ketua Pelaksana kegiatan, Mansyoer.

Dikatakan oleh Azhari, Tanggung jawab sosial bagi organisasi atau perusahaan merupakan konsekuensi etis yang timbul akibat dari aktivitas operasional.

"Keterlibatan dunia usaha dalam penanganan masalah-masalah sosial menjadi penting mengingatkan pilar yang mencakup kegiatan CSR,"jelasnya.

Yang mencakup kegiatan csr, pertama, pengembangan kapasitas SDM dilingkungan internal perusahaan maupun dilingkungan masyarakat sekitar, kedua, penguatan ekonomi masyarakat sekitaran wilayah kerja perusahaan,ketiga, hubungan relasional antara korporasi dan lingkungan sosialnya yang tidak dikelola dengan baik sering mengundang rentannya konflik, keempat, perbaikan tata kelola perusahaan yang baik, kelima, pelestarian lingkungan.

"Oleh karena itu forum kesejahteraan sosial mewadahi dan menjembatani dunia usaha baik BUMN, BUMD, swasta, dalam rangka mengarahkan kualitas program, "terangnya.

Sebagai maupun selaku pemerintah Provinsi Jambi yang menangani bidang kesejahteraan sosial pada bulan Desember pada minggu ke-2 akan menyelengarakan event akbar peringatan hari puncak kesetiakawanan sosial nasional Tingkat Provinsi Jambi.

Ditambahkan Mansyoer, kegiatan ini merupakan program kerja dari Pemerintah pusat yang diberikan amanah kepada pemerintah Provinsi khususnya bagi Provinsi Jambi.(Inro).

Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari dan diikuti peserta sebanyak 20 dari utusan perwakilan instansi pemerintah kabupaten dan kota se-provinsi jambi serta pihak swasta.