-->

BREAKING NEWS

Wawako Jambi Pimpin Rapat Teknis Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan.

Wawako Jambi Pimpin Rapat Teknis Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan.
Foto Inro, Wawako Jambi Pimpin Rapat Teknis TKPK.

Kota Jambi Jambiekspose.net -- Pemerintah Kota Jambi melalui Bappeda Kota Jambi menggelar kegiatan rapat teknis tim koordinasi penanggulangan kemiskinan.

Hal ini dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Jambi, Maulana Jumat(04/10/2019) ruang rapat kantor Bappeda Kota Jambi.

Turut mendampingi Plt Bappeda Kota Jambi, Fahmi, yang diwakilkan oleh Sekretaris Noverentiwi, para Kadis Lingkungan pemerintah kota jambi, dan Zaky Kabid Sosial Bappeda Kota Jambi.

Dikatakan oleh Maulana, Pemerintah Kota Jambi dinilai berhasil menanggulangi kemiskinan perkotaan dengan membangun berbagai inovasi yang mendukung kinerja organisasi perangkat daerah dalam mengurangi angka kemiskinan di Kota Jambi, termasuk melahirkan inovasi cerdas Wali Kota Jambi Syarif Fasha, yaitu Kampung Bantar dan Bangkit Berdaya yang telah diinisiasi pada periode pertama kepemimpinannya.

Program inovasi Kampung Bantar (Bersih, Aman dan Pintar) dan Bangkit Berdaya (Bangun Kelurahan secara Intensif Berasaskan Swadaya), merupakan program unggulan Pemkot Jambi yang telah menasional, bahkan mendunia.

Inovasi Bangkit Berdaya masuk jajaran 30 besar inovasi dunia yang meraih penghargaan IOPD Recognition Awards di Montreal Kanada, pada 2017.

Kedua program inovasi tersebut diciptakan Syarif Fasha selaras dengan tujuan nasional pemerintah dalam menanggulangi permasalahan klasik perkotaan, kemiskinan dan kualitas serta kuantitas utilitas perkotaan yang masih rendah.

"Dengan adanya Bangkit Berdaya dan Kampung Bantar, pemerataan pembangunan di setiap kelurahan dalam Kota Jambi dapat teratasi, dan dampak pengganda lainnya adalah turut menurunkan indeks kemiskinan di Kota Jambi,"jelasnya.


"Dan pada hari ini saya selaku ketua TKPK Kota Jambi mengingatkan semua OPD agar semua bantuan yang ada dimasing-masing dinas dapat disatukan sesuai dengan peruntukan bagi masyarakat, "tegasnya.

Kemudian juga semua dinas benar-benar mendata bagi masyarakat yang sangat miskin serta bagi masyarakat yang sebelumya miskin sudah mencapai sejahtera tidak mendapatkan bantuan dari Pemerintah.

Bagi Bappeda Kota Jambi segera membuat alokasi pendanaan juga membuat program kerja dalam penanggulangan kemiskinan pada pertemuan 3 (tiga) bulan.(Inro).