-->

BREAKING NEWS

Staf Ahli Provinsi Jambi Secara Resmi Membuka Rakor Dukcapil Kabupaten Kota Se-provinsi Jambi.

Staf Ahli Provinsi Jambi Secara Resmi Membuka Rakor Dukcapil Kabupaten Kota Se-provinsi Jambi.
Foto Inro, Staf Ahli Gubernur Jambi Secara Resmi Membuka Rakor Pencatatan Kabupaten Kota Se-wprovinsi Jambi.

Jambi -- Pemerintah Provinsi Jambi melalui dinas penduduk dan pencatatan sipil menggelar kegiatan rapat koordinasi pencatatan sipil kabupaten dan kota se-provinsi jambi.

Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh staf ahli Gubenur Jambi Bidang Kemasyarakatan Dan SDM, Drs.H.Ahmad Bastari,M.Pd Minggu(06/10/2019) Shang Ratu Hotel Kota Jambi.

Turut mendampingi Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Jambi, Arif Munandar, Kepala BPS Provinsi Jambi Secara Resmi Membuka, Dadan Hardiwan, Andi Kriarmoni, direktur pencatatan sipil Ditjen Kemendagri RI.

Dikatakan oleh Drs.H.Ahmad Bastari,M.Pd, dengan mengambil tema peningkatan kapasitas aparatur dan pelayanan sebagai upaya minimalisasi hukum pada dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten dan kota se-provinsi jambi.

"Kegiatan ini memperkuat komitmen kita bersama dalam peningkatan pelayanan kependudukan di provinsi Jambi sebagai bagian dalam upaya mewujudkan visi Jambi tuntas 2021 yaitu Jambi yang lebih tertib unggul nyaman tangguh adil dan sejahtera,"jelasnya.

" salah satu tantangan terkait kependudukan yang dihadapi oleh Provinsi Jambi adalah laju pertumbuhan penduduk yang masih relatif tinggi diatas rata-rata pertumbuhan penduduk nasional, tingginya pertumbuhan penduduk tersebut bukan hanya disebabkan tingginya angka kelahiran tetapi juga dipengaruhi oleh imigrasi dari luar provinsi Jambi,"ucapnya.

 Yaitu tenaga kerja di sektor perkebunan pertambangan dan industri lainnya terkait hal ini maka peran dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten kota Provinsi Jambi sangatlah penting.

Setiap perpindahan penduduk tetap tercatat dalam data base kependudukan dan catatan tahu keberadaannya.

" perlu kita sadari bahwa jumlah penduduk dengan komposisi kelompok usia produktif yang relatif besar akan berimplikasi pada ketersediaan lapangan kerja fasilitas pendidikan, kesehatan, pangan dan energi yang memadai berpotensi terjadinya radiasi lingkungan serta penurunan kualitas sumber daya manusia jika tidak diikuti dengan peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat terlebih lagi pada tahun 2020-2030,"ujarnya.

Ditambahkan oleh Arif Munandar,SE, kegiatan ini dilaksanakan selama 2(dua) hari, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kota Se-provinsi Jambi, Kepala BKD Kabupaten Kota Se-provinsi Jambi, serta Kepala BPS Provinsi Jambi.

" perkembangan pelaksanaan pelayanan Administrasi Kependudukan di Kabupaten/ Kota se Provinsi Jambi sampai dengan Agustus 2019, sebagai berikut; Perekaman KTP-EI 1. Jumlah Wajib KTP 2.447.622 2.Jumlah Perekaman 2.394.585(97.10%) 3. Yang belum merekam 70.928 (2.90%) Target perekaman s/d 31 Desember 100% ,"jelasnya.

Kemudian pada Cakupan Akta Kelahiran Anak Usia 0-18 Th. Jumlah Anak usia 0 18 tahun 1.146.996, Jumlah anak yang sudah memiliki Akta Kelahiran 1.058.260 (92.3%). 3.Yang belum memiliki Akta Kelahiran 88.736 (7.7%).

"Dukcapil Provinsi Jambi punya target, dan target perekaman baik itu e-ktp tadi saya sampaikan baru mencapai 97% ya kita masih ada sekitar 60000 lagi yang belum direkam di samping itu kita punya target juga untuk apa nama perekam penerbitan akte kelahiran alam di Provinsi Jambi ini nomor satu di Indonesia karena kita sudah di atas target nasional yang mana target nasional dapat itu udah 53% sekarang kalau untuk perekaman e-ktp itu 100% Tapi kita baru 97%,"urainya.