-->

BREAKING NEWS

Sekda Kota Jambi Secara Resmi Membuka Lokakarya Tingkat kota National SLUMP UPGRADING PROGRAM (NSUP) Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kota Jambi Tahun 2019.

Sekda Kota Jambi Secara Resmi Membuka Lokakarya Tingkat kota National SLUMP UPGRADING PROGRAM (NSUP) Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kota Jambi Tahun 2019.
Foto Inro, Sekda Kota Menerima Secara Simbolis Bantuan Dari Pemerintah Pusat Melalui Balai sarana Prasarana Permukiman.

Jambi, Jambiekspose.net -- Pemerintah Kota Jambi melalui dinas PUPR pada bidang kementerian PUPR Direktorat Jenderal Cipta Karya Direktorat pengembangan kawasan permukiman menggelar kegiatan lokakarya tingkat kota national slump upgrading program (NSUP) program kota tanpa kumuh (KOTAKU) Kota Jambi Tahun 2019.

Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Sekda Kota Jambi, Budidaya Rabu(16/10/2019) Grand Hotel Kota Jambi.

Turut mendampingi Kadis Perkim, Masrizal, Kepala Balai Prasarana Permukiman Provinsi Jambi, Ir.Azna Legawaty.MM, Momon Sukmana Fitra, Ka Santer PIP Kota Jambi, Raden Rusdianto, Koordinator Kota Jambi.

Dikatakan oleh Budidaya, Seperti yang kita ketahui bersama bahwa tujuan program NSUP-KOTAKU, meningkatkan akses infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.

"berbicara permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan tentu tidak terlepas dari target RPJMN 2015 -2019.
 program NSUP-KOTAKU merupakan salah satu upaya untuk mencapai target RPJMN 2015-2019 dan dirancang untuk mempertahankan prinsip-prinsip memperkuat peran pemerintah daerah dan memberdayakan masyarakat sebagai bagian gerakan '100-0-100', terutama untuk pengurangan kawasan kumuh di daerah perkotaan dalam kurun WAKTU 2016-2020,"jelasnya.

Ruang lingkup KOTAKU terdiri dari kegiatan pengurangan kawasan kumuh dan pencegahan kawasan kumuh yang didukung oleh kegiatan berkelanjutan di kedua bidang tersebut.
jumlah luasan kawasan permukiman kumuh yang harus dituntaskan oleh program NSUP-KOTAKU pada tahun 2019 Kota Jambi Sebesar 506,6 Ha.

"Adapun capaian pengurangan kumuh secara komulatif sampai akhir tahun 2018 seluas 283.14 ha. Rencana pengurangan kumuh 2019 Kota Jambi 309,79 Ha, sedangkan sisa luasan 2020 sebesar 196,81 Ha sebagai upaya mendukung pengurangan luasan permukiman kumuh sampai dengan 0 Hektar,"ucapnya.

program KOTAKU menyelenggarakan kegiatan infrastruktur skala kawasan dan skala lingkungan melalui dana bantuan pemerintah untuk masyarakat yang bersumber dari pinjaman luar negeri islamic development Bank (ISDB) sesuai SK Walikota tahun 2016 untuk 34 kelurahan dengan bantuan sebesar Rp. 40.500.000.000 (empat puluh milyar lima ratus juta rupiah).

Investasi ditujukan untuk perbaikan atau peningkatan kualitas infrastruktur yang bersifat jaringan dengan pelayanan yang terkoneksi pada kawasan permukiman kumuh.

"Dapat kami sampaikan bahwa kegiatan lokakarya tingkat Kota tahun 2019 dilaksanakan dengan harapan agar peserta : pertama, Mengetahui arah kebijakan nasional penanganan kumuh perkotaan. Kedua, Mengetahui target pengurangan kumuh 0 hektar sampai akhir tahun 2019.
Ketiga, Meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengawasan pelaksanaan Kotaku.
Keempat, Meningkatkan pengendalian pelaksanaan program dan membangun komitmen yang baik bagi pelaku program .
Kelima, Sinergitas Pemda dengan Stakeholder dan CSR terkait dalam penuntasan target pengurangan kumuh Kota Jambi,"urainya.

Ditambahkan oleh Azna Legawaty, dengan keinginan masyarakat sendiri kita sesuai dengan Renstra dari Cipta Karya harus ada .

"program dari keciptakaryaan untuk menuntaskan kawasan kumuh yang ada di perkotaan di seluruh Indonesia kebetulan untuk ke kota Jambi kita mendapatkan tahun ini 40.500.000.000 rupiah untuk 34 Kelurahan untuk menuntaskan untuk mencapai 0%,"ujarnya.

mudah-mudahan itu tercapai diharapkan kolaborasi dengan pemerintah kota beserta provinsi dan pusat, berharap semoga Kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan ditunjang oleh partisipasi masyarakat dan ikut sertaan masyarakat di dalam pelaksanaan pekerjaan nantinya.

Ditambahkan lagi oleh Momon Sukmana, kegiatan lokakarya tingkat Kota yang
 dilaksanakan pada hari ini diharapkan ini menghasilkan rumusan-rumusan strategis dan langkah yang nyata untuk upaya percepatan pelaksanaan program, sehingga target penanganan kumuh dan cita-cita kita menciptakan Kota layak huni dan berkelanjutan dapat terwujud.
Kolaborasi akan menjadikan keterpaduan Antar sektor untuk bersama bergerak mencapai sasaran pembangunan kawasan permukiman Kota tanpa kumuh pada 2019.

Selain itu, Pemerintah Kota Jambi harus menjalankan fungsinya sebagai nakhoda perubahan bersama masyarakat selaku pelaku utama pembangunan. Memenuhi target tantangan mencapai penanganan permukiman kumuh menjadi 0 Ha dengan memprioritaskan pemenuhan akses terhadap air minum dan sanitasi..

Dijelaskan Oleh Raden Rusdianto, Program kota tanpa kumuh merupakan upaya Strategis Direktorat pengembangan kawasan permukiman, Ditjen CIPTA KARYA, dalam rangka meningkatkan peran masyarakat dan memperkuat peran pemerintah daerah dalam percepatan penanganan kawasan kumuh dan mendukung gerakan 100-0-100 di perkotaan pada tahun 2016-2020.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2(dua) Hari dengan diikuti peserta ada sebanyak 100 orang yang terdiri dari OPD, Camat, Lurah serta unsur masyarakat dari 34 kelurahan dari 11 kecamatan Se-Kota Jambi. (Inro).