-->

BREAKING NEWS

Kakanwil DJP Sumbar dan Jambi Secara Resmi Membuka Bimbingan Teknis Inklusi Kesadaran Pajak Pada Perguruan Tinggi Wilayah Jambi

Kakanwil DJP Sumbar dan Jambi Secara Resmi Membuka Bimbingan Teknis Inklusi Kesadaran Pajak Pada Perguruan Tinggi Wilayah Jambi
Foto Inro, Kakanwil DJP Sumbar dan Jambi Berikan Keterangan Pers.

Jambiekspose.net -- Direktorat Jenderal pajak wilayah Sumatera Barat Dan Jambi menggelar kegiatan bimbingan teknis inklusi kesadaran pajak pada perguruan tinggi wilayah jambi.

Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah DJP Sumatera Barat Dan Jambi, Lindawaty Selasa(01/10/2019) Hotel Aston Convention center Kota Jambi.

Turut mendampingi LLDIKTI Wilayah X, Prof. Dr. Herri, MBA, Universitas Bung Hatta, Drs. Suparman khan, M.Hum.

Dikatakan oleh Lindawaty, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Barat, Dan Jambi bekerjasama dengan Koordinasi Perguruan Tinggi (Kopertis) Wilayah X Sulawesi menggelar Inklusi Kesadaran Pajak kepada Perguruan Tinggi.

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Program Inklusi Kesadaran Pajak yang dikembangkan oleh DJP sejak tahun 2014, yang digelar serentak seluruh Indonesia pada tanggal 11 Agustus 2017 lalu,"jelasnya.

Kegiatan yang diikuti oleh Kepala LLDIKTI Wilayah X (Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Kepri), Bapak Prof. Dr. Herri, MBA, Dosen Mitra Inklusi dari Universitas Bung Hatta (Kampus Piloting Penerapan Inklusi), Bapak Drs. Suparman Khan, M.Hum, dan peserta 40 dosen dari perguruan tinggi Jambi.

Ditambahkannya Kita menjadi penduduk indonesia sudah seharusnya mendukung keberlangsungan negara Indonesia. Jika diibaratkan menjadi member olahraha kita harus bayar iuaran bulanan, masa jadi member indonesia tidak mau berpartisipasi juga.

Kesadaran pajak berawal dari pendidikan. Maka kami bekerjasama dengan kemenristekdikti untuk melakukan inklusi pajak di semua tingkat pendidikan. Inklusi bukan sekedar pendidikan pajak, namun adalah investasi dengan penanaman budaya untuk bela negara kepada generasi muda. Masa depan indonesia ditentukan oleh kenerhasilan Inklusi perpajakan ini.

" berharap dari masing-masing perguruan tinggi wilayah kopertis X menyelenggarakan program studi pajak. Kanwil DJP Sumatera Barat dan Janbi siap mendukung dengan jika dibutuhkan pemateri perpajakan di kampus,"terangnya.

DJP siap membantu dalam pelaksanaan inklusi di Perguruan Tinggi bapak ibu semua tanpa biaya. Kami sudah dibiayai negara untuk melayani bapak ibu semua.

Kegiatan bimbingan teknis bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang pajak dan bagaimana pembelajaran kesadaran pajak dalam perkuliahan sehingga dapat terwujud generasi Emas Indonesia Cerdas dan Sadar Pajak.