-->

BREAKING NEWS

Wakil Walikota Kota Jambi Secara Resmi Membuka Sosialisasi TIK

Wakil Walikota Kota Jambi Secara Resmi Membuka Sosialisasi TIK
Foto Inro, Wakil Walikota Jambi Membuka Secara Resmi Sosialisasi TIK.

Jambi, Jambiekspose.net - - Pemerintah Kota Jambi melalui dinas komunikasi dan informatika menggelar sosialisasi.

Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi Wakil Walikota Jambi, DR. dr. H Maulana Kamis(19/09/2019) ruang pola kantor Walikota Jambi.

Turut mendampingi Kepala BPS Kota Jambi, Fauzi, Kadis Kominfo Kota Jambi, Nirwan, Konsultan Kementerian Kominfo RI,  Heri Sutrisno.

Dikatakan oleh Maulana, Pemutakhiran data terpadu terus dilakukan pemerintah kota (pemkot) Jambi. Pembangunan yang tepat sasaran dan efektif menjadi dasar begitu pentingnya pembangunan berbasis data.

Penguatan data dilakukan pemkot Jambi dengan menggelar sosialisasi Perpres nomor 39 tahun 2019, tentang satu data Indoensia, yang dibuka Wakil Wali Kota Jambi Maulana, Kamis (19/9/2019).

Kepada wartawan, Maulana menyampaikan pentingnya sosialisasi yang berlangsung di aula kantor Wali Kota Jambi ini.

"Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi tentang teknologi informasi di kota Jambi, berkaitan khusus secara spesifik mengenai Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019 yaitu satu data Indonesia."

"Dan ini sangat baik. Dan kota Jambi sudah berbuat sesuai untuk menunjukkan keseriusan kita untuk menuju satu datanya. Dan kita mengembangkan terus Sikoja, Alhamdulillah dari hari ke hari saya pantau kontennya sudah sangat baik," ujarnya didampingi kadis Kominfo kota Jambi, Nirwan.

Maulana juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait, salah satunya BPS.

Menurutnya, dengan masuknya BPS di Sikoja, maka akan membantu pihaknya dalam mengambil kebijakan yang berbasis data.

"Data ini penting, karena perencanaan pembangunan akan berhasil dengan baik kalau sumber datanya satu. Misalnya program penanggulangan kemiskinan," jelas Maulana.

"Dan yang saya ceritakan, kita harus serius kepada masyarakat miskin yang memang sesuai dengan indikator dan orangnya harus sesuai data itu."

"Jadi kalau ada 1 masalah besar misalnya, dikeroyok secara keseluruhan oleh program. Dan inilah tugas Bappeda. Makanya tadi saya panggil minimal eselon tiga misalnya. Karena enggak bisa lagi perencanaan pembangunan berdasarkan estimasi."

"Kita sekarang sudah semuanya datanya electronik, data kependudukan elektronik data kemiskinan juga semuanya," ujar Maulana.

Kepada hampir 100 peserta sosialisasi, Maulana meminta agar mengikuti acara dengan sebaik-baiknya.

Dengan harapan sosialisasi ini kata Maulana, memberikan wawasan kepada kepala OPD untuk bergerak bersama-sama di tahun 2020. Sehingga, apa yang dilakukan betul-betul berdasarkan data.

"Pembangunan di bidang apapun itu semuanya harus berbasis data, an data ini kita olah di kominfo yang wajib mengolah. Ditampilkan menjadi informasi, bisa dalam bentuk tabel atau dalam bentuk hal-hal yang menarik sehingga masyarakat dengan mudah mendapatkan informasi yang valid," pangkas Maulana.

Peserta sosialisasi, tambah Nirwan, diikuti semua OPD, Camat, Lurah dan instansi tekait.

Nirwan menyampaikan, selama ini data yang ada sifatnya masih parsial, yang masih mempunyai perbedaan antar instansi.

"Jadi diharapkan nanti dengannya satu data ini, satu pemahaman 1 data sehingga nanti untuk pembangunan kita lebih mudah dalam bentuk kebijakan. Karena sumbernya satu, itu yang diharapkan," ujar Nirwan.

Tampil sebagai pemateri yakni kepala BPS kota Jambi, Ahmad Fauzi dan Heri Sutrisno sebagai sekjen ikatan konsultan Indonesia yang juga ahli konsultan Kemenkominfo RI.