-->

BREAKING NEWS

Sekda Provinsi Jambi Secara Resmi Membuka Buka Rakorda Pemberdayaan Koperasi Dan UKM Se-Provinsi Jambi.

Sekda Provinsi Jambi Secara Resmi Membuka Buka Rakorda Pemberdayaan Koperasi Dan UKM Se-Provinsi Jambi.
Foto Inro, Sekda Provinsi Jambi Berikan Keterangan Pers.

Jambi,Jambiekspose.net -- Dinas koperasi dan UMKM Provinsi Jambi menggelar kegiatan Rapat Koordinasi perencanaan dan daerah(Rakorda).
Pemberdayaan koperasi dan ukm se-provinsi jambi tahun 2019.

Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi H.M.Dianto Rabu(24/09/2019) Hotel Odua Weston Kota Jambi.

Turut mendampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Hamdan dan Karo perencanaan Kemenkop RI diwakili Honda Pandapotan Siregar.

Dikatakan oleh H.M.Dianto, kegiatan rapat ini memiliki arti dan makna yang Sangat strategis dalam konteks koperasi dan ukm yang berkualitas dan berprestasi.

Rakerda juga mengambil tema Memperkuat komitmen membangun koperasi dan ukm berkualitas melalui sinergitas program pusat dan daerah.

Kemudian Dianto, meminta dinas koperasi memberikan pelajaran kepada pengurus. Ke depan, pengurus koperasi misalnya, harus punya sertifikat manajemen koperasi sampai keahlian di bidang akutansi. Bahkan, Sekda menegaskan, bila perlu harus ada semacam uji kompetensi.

"Koperasi harus berani berbuat untuk mensejahterakan masyarakat. Kita harus berani berbuat dan berani membuat aturan yang tidak bertentangan, kita bikin aturan yang tidak bertentangan."

"Jadi sehingga koperasi yang sudah bagus sekarang pada saat terjadi pergantian pengurus, tidak langsung anjlok. Kelemahan kita pada saat terjadi pergantian pengurus, rata-rata koperasi jadi mati suri, banyak jumlahnya yang tidak handal."

"Satu lagi, saya baru kemarin mendapatkan surat dari OJK Pusat, disampaikan oleh OJK Provinsi Jambi tanggal 10 Oktober nanti ada evaluasi dari OJK pusat dengan Menteri Keuangan, Kementerian Dalam Negeri nanti menanyakan kenapa Provinsi Jambi yang dianggap sudah siap Perda Jamkridanya belum siap, lalu tahapan dari pembentukan Jamkrida sudah tapi sampai dimana, kenapa Provinsi Jambi yang masih terbentuk, termasuk 18 Provinsi yang belum dari 34 provinsi di Indonesi,"tegasnya.

Ditambahkan Hamdan mengatakan, akan menyamakan program antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Disini pertama untuk singkronkan program antara pusat dan daerah yang tentunya untuk mengembangkan Koperasi itu tentukan berdasarkan dari bawah kabupaten kota. Di sinilah kita mengundang kabupaten kota untuk sinergi di sini," jelas Hamdan.

"Kami sudah beberapa kali mengadakan kegiatan-kegiatan pelatihan-pelatihan yang tentunya untuk mensupport koperasi koperasi itu supaya bisa berkembang," pungkasnya.(Inro).