-->

BREAKING NEWS

Staf Ahli Bappeda Buka Βimtek Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Di Provinsi Jambi

Staf Ahli Bappeda Buka Βimtek Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Di Provinsi Jambi
Foto Inro, Staf Ahli Bappeda Buka Bimtek Gas Rumah Kaca.

Jambi, Jambiekspose.net -- Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan kebakaran hutan wilayah sumatera menggelar kegiatan bimbingan teknis penyelenggaraan inventarisasi gas rumah kaca di provinsi jambi.

Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Fisik mewakili Kepala bappeda Provinsi Jambi yang berhalangan hadir, Yedi Sukmayadi Selasa(27 - 29/08/ 2019) Hotel Aston Convention center Kota Jambi.

Turut mendampingi Irawan Asaad, Ph.D, Kepala Sub Direktorat Inventarisasi GRK Berbasis Lahan, Syamsuddin,SP mewakili Kepala Balai yang berhalangan hadir.

Dikatakan Yedi Sukmayadi, Ada beberapa negara pendonor dari Norwegia, Inggris dan jerman yang memperhatikan akan kondisi hutan.

"Program BioCarbon Fund Initiative for Sustainable Forest Landscape (BioCF-ISFL) merupakan program fasilitas multilateral yang didukung oleh pemerintah negara donor dan dikelola oleh World Bank, "katanya.

dimaksudkan untuk mem-promote dan memberikan reward terhadap penurunan emisi GRK dan meningkatkan sekuestrasi melalui pengelolaan lahan yang lebih baik, termasuk REDD+, climate smart agriculture, dan smarter land user planning and policies.
"Pelaksanaan Program BioCF ISFL di Indonesia difokuskan di Provinsi Jambi. Konsep dari program ini adalah bagaimana mengelola ekspansi pertanian dan pengunaan lahan lainnya untuk meminimalisir kehilangan hutan dan emisi GRK (gas rumah kaca) yang lebih besar,"ujarnya.

Untuk mengetahui besaran capaian penurunan emisi GRK diperlukan baseline sebagai tolok ukurnya.

Oleh karena itulah Bank Dunia atau negara yang disebut pendonor kira-kira bisa mereduksi karbon, maka dipilih 2(dua) Provinsì yaitu Jambi dan Kalimantan Timur.

"terpilihnya Indonesia dengan memberikan dana juta U$ itu dihitung sekitar 21 miliar, itu untuk persiapan tahun 2018-19. bikin apapun yang dibuat yang di ujung ceritanya itu adalah bisa mereduksi karbon. Jadi tidak boleh mengeluarkan asap dari karbon,"paparnya.

Kemudian kapan dimulainya kegiatan, ternyata sudah dilaksanakan pada bulan januari lalu, maka dilaksanakan hari ini suatu bimbinga teknis bagaimana cara mengukur adanya suatu gas rumah kaca.

Ditambahkan oleh Syamsuddin,SP , kegiatan Bimtek ini untuk mensosialisasikan kebijakan penurunan emisi gas rumah kaca dan penyelenggaraan.

Dalam rangka terwujudnya penyelenggaraan inventarisasi gas rumah kaca (GRK), serta monitoring, pelaporan dan verifikasi penurunan emisi GRK yang memenuhi standar kriteria transparansi, akurasi, konsistensi, lengkap dan komparabel sebagai dasar untuk mengetahui pencapaian komitmen penurunan emisi.

saat ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim telah menyusun sebuah Sistem Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional yang Sederhana, Mudah, Akurat, Ringkas dan Transparan atau lebih dikenal dengan sebutan SIGN SMART. SIGN SMART ini disusun sebagai acuan dalam pelaksanaan dan pengelolaan data inventarisasi GRK dengan menggunakan aplikasi sistem informasi teknologi berbasis website.

Peserta yang mengikuti Bimtek ada sebanyak 30 orang peserta yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi/Kabupaten/Kota terkait lingkup Provinsi Jambi yang mewakili 5 sektor NDC yaitu : Sektor Kehutanan, Sektor Pertanian, Sektor Limbah, Sektor IPPU dan Sektor Energi.