-->

BREAKING NEWS

Sekda Provinsi Jambi Membuka Secara Resmi Rapat Ekspose Hasil Integrasi Penyiapan Data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Sekda Provinsi Jambi Membuka Secara Resmi Rapat Ekspose Hasil Integrasi Penyiapan Data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Foto Inro, Sekda Provinsi Menerima Buku Laporan LP2B Kakanwil BPN Provinsi Jambi.

Jambi, Jambiekspose.net -- Badan Pertanahan Nasional perwakilan Provinsi Jambi menggelar kegiatan rapat ekspose hasil integrasi penyiapan data lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) Provinsi Jambi.

Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Sekda Provinsi Jambi, H.M.Dianto Rabu(28/08/2019) Hotel BW LUXURY Kota Jambi.

Turut mendampingi Sri Mujitono SH, MH. Direktur Penatagunaan tanah ATR BPN RI, Kakanwil Provinsi Jambi, Beni Hermawan, Kabid penataan pertanahan, Istiqomah.SH.

Dikatakan oleh H.M.Dianto, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BPN Provinsi sebagai lembaga yang telah menginisiasi penyelenggaran Ekspose ini.

"Termasuk juga  kepada semua pihak yang terlibat di dalam Tim Penyiapan Data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Jambi,"jelasnya.

  Data LP2B diperlukan sebagai bahan pertimbangan dalam penetapan Kawasan Pertanian Pangan
Berkelanjutan (KP2B) yang ditetapkan dalam rencana tata ruang wilayah.
 
Hasil validasi dan verifikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jambi, dengan membandingkan data dari Badan Pusat Statistik dan Penetapan Luas Baku Sawah Nasional Tahun 2018, luas baku sawah Provinsi Jambi adalah seluas 96.647,10 Ha.

 "Luas sawah di atas jauh berbeda dengan luas lahan sawah versi Badan Informasi Geospasial (BIG) seluas 62.662,58 Ha, Setelah dilaksanakan serangkaian proses penyiapan Data LP2B, dimulai dari pembentukan tim sampai dengan integrasi data, diperoleh luas hasil integrasi sebesar + 79.658,38 Ha yang terdiri dari :  Sawah seluas + 72.359,63 Ha, Tegalan seluas + 3.422,073 Ha,  Potensi sawah seluas + 3.876,68 Ha,"urainya.

Kemudian Luas hasil integrasi tingkat provinsi ini akan diolah dan dianalisa oleh tim LP2B Pusat menggunakan sistem informasi geografi, dengan menggunakan metode penilaian, pembobotan dan skoring.

Selanjutnya, akan diadakan workshop yang melibatkan tim LP2B Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk mendapatkan data LP2B Tingkat Nasional.

Ditambahkan oleh Sri Mujitono, Provinsi Jambi dalam penyelesaian laporan data LP2B sungguh baik.

"dalam artian ada 12 Provinsi yang sama-sama melaksanakan LP2B ternyata Jambi mendapatkan peringkat ke 3 untuk penyelesaian laporan data tersebut,"ujarnya.

Kemudian data tersebut akan dipakai bersama tidak ada lagi yang memakai data dari dinas BPS, data dari dinas pertanian sekarang sudah menjadi satu menjadi data bersama.

Dijelaskan oleh Istiqomah, dalam rapat ekspose LP2B ini diikuti peserta sebanyak 134 orang peserta terdiri dari 16 orang tim penyiapan data lp2b Provinsi Jambi 77 orang tim penyiapan data lp2b kabupaten kota se Provinsi Jambi 7 orang opd atau dinas terkait Provinsi Jambi 11 orang calon analis penggunaan dan pemanfaatan tanah kabupaten kota se Provinsi Jambi 11 orang dari Kanwil BPN Provinsi Jambi 12 orang panitia. (Inro).