-->

BREAKING NEWS

Kepala Balai Taman Nasional Kerinci Seblat Secara Resmi Membuka Inisiasi Penerapan Smart Green Infrastructure Di Lanskap Taman Nasional Kerinci Seblat

Kepala Balai Taman Nasional Kerinci Seblat Secara Resmi Membuka Inisiasi Penerapan Smart Green Infrastructure Di Lanskap Taman Nasional Kerinci Seblat

Foto Inro, Kepala Balai Taman Nasional Kerinci Seblat Secara Resmi Membuka Membuka Inisiasi Penerapan.

Jambi, Jambiekspose.net -- Dinas Kehutanan Provinsi Jambi melalui taman nasional kerinci seblat menggelar kegiatan inisiasi penerapan smart green infrastructure di lanskap taman nasional kerinci seblat.

Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Ir. Tamen Sitorus.M.Sc Selasa(30/07/2019) Hotel Aston Convention Kota Jambi.

Dikatakan oleh Temen Sitorus, Saya sangat menyambut dengan senang atas digelarnya inisiasi dari panitia penyelenggara untuk melaksanakan workshop 1 hari tentang Smart Green infrastructure.

"Kegiatan bertujuan untuk Bagaimana penerapan pembangunan khususnya pembangunan jalan yang membelah Taman Nasional Kerinci Seblat ini bisa dilakukan dengan memperhitungkan aspek aspek konservasi,"jelasnya.

"aspek konservasi artinya diperhitungkan secara matang,  Bagaimana kalau jalan dibangun dampaknya terhadap satwa liar  terhadap biodiversitas semoga bisa diperhitungkan,"ujarnya.

workshop Smart green dalam penerapan Ini adalah untuk menyatukan pemahaman yang sama di sini, untuk itulah  diundang dari berbagai unsur pemerintah daerah termasuk dari  pusat dan dari daerah.

"marilah kita sama-sama pembangunan jalan tapi konservasi juga jalan Jadi ada harmonisasi antara pembangunan dengan konservasi jadi semua sama-sama penting," terangnya.

pengaruh negatif terhadap pembangunan jalan terhadap masyarakat tidak ada, Jadi kalau jalan dibangun jalan pengaruh positif pasti ada artinya bisa menghubungkan satu daerah ke daerah lain satu desa ke desa lain artinya harus ekonomi bisa berjalan dan pembangunan ekonomi bisa jalan.

"persoalannya adalah Bagaimana masyarakat yang sudah mendapat keuntungan dari akibat adanya jalan ini tidak melakukan hal-hal yang sifatnya negatif terhadap konservasi artinya justru mereka harus kita ajak untuk turut membantu bagaimana melestarikan kawasan sekitar supaya tidak ada perambahan, tidak ada penebangan liar,"terangnya lagi.

Selain Kita tunduk kepada peraturan nasional tentang apa tentang perlindungan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat karena ini adalah situs warisan alam dunia.

Pemerintah  Kita juga harus tunduk kepada peraturan dunia yaitu atau Konvensi disitu sangat jelas dikatakan bahwa semua kegiatan-kegiatan perlindungan terhadap kawasan yang kawasan yang telah menjadi harus mengikuti garis operasional yang sudah ditetapkan oleh UNESCO jadi ini yang ini yang perlu kita harus ketahui Jadi bagaimana memadu serasikan antara pembangunan dan antara konservasi di tingkat nasional kita kaitkan dengan Konvensi dunia.

Workshop ini merupakan rangkaian acara peringatan Global Tiger Day 2019 dan bertujuan untuk: Menyamakan persepsi dan pemahaman tentang konsep Smart Green Infrastructure dengan konsep pengembangan pembangunan fisik yang sudah ada sebelumnya di wilayah propinsi Jambi khususnya sekitar areal Taman Nasional Kerinci Seblat .

Mendiskusikan inisiatif dan opsi-opsi ramah-lingkungan yang terkait pada kebijakan, perencanaan sektoral, dan pengembangan infrastruktur berdasarkan praktik terbaik yang sudah dilakukan di tingkat Nasional dan Internasional. Merumuskan upaya mitigasi terkait pembangunan infrastruktur yang tidak terelakkan yang membelah kawasan konservasi.

Juga harus dipahami sejak tahun 2011 ini sudah masuk dalam ini danger list artinya daftar bahaya, karena apa Karena salah satunya adalah karena pembangunan jalan yang tidak melakukan
adanya aspek perlindungan terhadap konservasi satwa liar yang hidup didalam taman nasional tersebut.(Inro).