-->

BREAKING NEWS

Kaban Bappeda Provinsi Jambi Secara Resmi Membuka Konsultasi Publik Rencana Pertumbuhan Ekonomi Hijau Provinsi Jambi

Kaban Bappeda Provinsi Jambi Secara Resmi Membuka Konsultasi Publik Rencana Pertumbuhan Ekonomi Hijau Provinsi Jambi
Foto Inro, Kaban Bappeda Provinsi Jambi Memberikan Sambutan Pembukaan Kegiatan.

Jambi, Jambiekspose.net-- Konsultasi publik rencana pertumbuhan ekonomi hijau provinsi jambi kegiatan ini dilaksanakan oleh Yayasan inisiatif dagang hijau (YIDH) dan Indonesia country coordinator (ICRAF) bekerjasama dengan pemerintah daerah Provinsi Jambi melalui Bappeda.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Dr.Donny Iskandar,MT Rabu(31/07/2019) diruangan aula Mayang Menguarai Bappeda Provinsi Jambi.

Turut mendampingi Ketua YIDH, Adrianus Tarigan dan Ketua ICRAF, Dr. Sonya Dewi.

Dikatakan oleh Donny Iskandar, pemerintah Provinsi Jambi telah membuktikan  adanya inisiatif dan komitmen yang tinggi dalam program pembangunan berkelanjutan.

"Hal ini selaras dengan upaya mencapai pertumbuhan ekonomi hijau di Provinsi Jambi, yang mencakup upaya-upaya untuk meningkatkan produksi sektor pertanian dan kehutanan dengan tetap melindungi dan memulihkan hutan serta lahan gambut,"jelasnya.

Dengan mengambil tema yang diangkat Merajut Harapan Mewujudkan Masyarakat Sejahtera dan Sumber Daya Lestari di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

"Provinsi Jambi mempunyai sumber daya yang sangat memadai berupa dukungan politis, kapasitas, jaringan kerja dan sumberdaya alam yang melimpah sehingga telah mencapai sebuah momentum yang penting untuk dapat memulai transformasi menuju pertumbuhan ekonomi hijau, "ujarnya.

Atas nama pemerintah Provinsi Jambi mengapresiasikan kepada YIDH dan ICRAF dalam mendukung strategis pertumbuhan ekonomi hijau.

Serta kegiatan ini diharapkan akan diperoleh masukan dsri berbagai pihak dalsm rangka kesempurnaan muatan masterplan dan roadmàp.

Ditambahkan oleh Sonya Dewi, Rencana pertumbuhan ekonomi Jambi dalam bentuk Masterplan dan Roadmap merupakan wujud nyata dari gambaran konsep dan arah pembangunan Jambi di masa yang akan datang setidaknya hingga tahun 2045.

"Sebagaimana dambaan para pihak terhadap kondisi Jambi dimasa depan mengharapkan adanya beberapa hal yang dapat dicapai, Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, Pertumbuhan inklusif dan merata, Ketahanan sosial, ekonomi dan lingkungan, Ekosistem yang sehat dan produktif memberikan jasa-jasa lingkungan, Pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK),"urainya.

Kondisi di atas inilah yang menjadi harapan seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan rencana pertumbuhan ekonomi hijau di mana dimensi ekonomi, sosial dan lingkungan merupakan satu kesatuan yang harus diseimbangkan dalam konteks pembangunan Provinsi Jambi.

Kegiatan ini diikuti 150 orang peserta yang terdiri dari instansi terkait dari dinas kehutanan kabupaten dan kota se-provinsi jambi, bappeda kabupaten dan kota se-provinsi jambi, LSM, NGO. (Inro).