-->

BREAKING NEWS

Asisten II Bidang Perekonomian Dan Pembangunan Membuka FGD Penguatan Ketahanan Pangan Dalam Sektor Perikanan Memperkuat Perekonomian Daerah Jambi

Asisten II Bidang Perekonomian Dan Pembangunan Membuka FGD Penguatan Ketahanan Pangan Dalam Sektor Perikanan Memperkuat Perekonomian Daerah Jambi
Foto Inro, Asisten II Bidang Perekonomian dan pembangunan Provinsi Jambi Membuka FGD BPSDA.



Jambi, Jambiekspose.net --, Biro Perekonomian dan SDA Setda Provinsi Jambi menggelar kegiatan focus group discussion (FGD) Penguatan Ketahanan Pangan Dalam Sektor Perikanan Memperkuat Perekonomian Daerah Jambi.

Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jambi Kamis(25/07/2019) Grand Hotel Kota Jambi.

Turut mendampingi Kepala Biro  Perekonomian dan SDA Setda Provinsi Jambi, Mukhtamar Hamdi, narasumber Direktorat Perikanan Dan Kelautan Bapppenas RI. Dr. Ir. Tommy Hermawan, MA, Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Prof. Dr. Ir. Zulkifli Alamsyah, M.Sc, Tami Ludin, Ketua Pelaksana kegiatan.

Dikatakan Agus Sunaryo, bahwa kegiatan FGD ini, memiliki arti dan makna yang sangat strategis, dalam konteks menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan pangan di Provinsi Jambi, khususnya pangan yang berasal dari sektor perikanan.

"Selama ini sektor perikanan sering dianggap sektor yang termarjinalkan, bila dibandingkan dengan sektor lainnya. Hal ini tergambar dari banyaknya potensi sumberdaya perikanan, yang belum digarap secara profesional oleh masyarakat kita, khususnya budidaya ikan di kolam maupun dalam keramba jaring apung,"jelasnya.

Sementara pada sisi lain, sektor perikanan merupakan sektor yang cepat menghasilkan (quick yielding). Artinya para pembudidaya ikan hanya membutuhkan waktu antara 4 hingga 5 bulan, untuk memanen hasilnya.

"Sedangkan pada komoditi perkebunan dibutuhkan watku antara 2 hingga 5 tahun untuk panen.  Bahwa Undang- undang nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan, mengamanatkan bahwa negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi Pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi seimbang, baik pada tingkat nasional maupun daerah,"ucapnya.

Ditambahkan Muktamar Hamdi, Komoditi perikanan termasuk salah satu jenis pangan yang bergizi tinggi, yang sangat dianjurkan oleh para Ahli gizi, untuk dikonsumsi setiap hari. Namun sangat disayangkan kebutuhan masyarakat Provinsi Jambi, terhadap ikan, belum bisa dipenuhi oleh para pembudidaya ikan di Provinsi Jambi, sehingga sebagian masih didatangkan dari provinsi tetangga.

"Oleh karena itu hal tersebut merupakan peluang bagi para petani ikan, untuk melakukan usaha budidaya ikan. Untuk semua jajaran di Pemerintah Provinsi Jambi, dan semua jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota, untuk terus berinovasi dalam pengembangan produksi dan produktivitas komoditi perikana,"katanya.

Dijelaskan Tami Ludin, Biro perekonomian setda Provinsi Jambi  mengadakan focus  group discussion (FGD) dengan mengambil  penguatan ketahanan pangan sektor perikanan dalam memperkuat perekonomian daerah.

Jumlah peserta ada sebanyak 100 orang dari OPD provinsi jambi, perangkat daerah yang menangani masalah perikanan dan ketahanan pangan kabupaten dan kota se-provinsi jambi serta perwakilan BEM UNJA, UIN Sutan Thaha Jambi.