-->

BREAKING NEWS

Kadisperindag Buka Workshop Oprek Fotografi Tingkat Provinsi Jambi.

Kadisperindag Buka Workshop Oprek Fotografi Tingkat Provinsi Jambi.

Foto Inro, Toar R.E Mangaribi, Kasubdit Edukasi Subsektor Ekonomi Kreatif Berikan Kenang-kenangan Pada Kadis Disperindag Provinsi Jambi.

Jambi,Jambiekspose.net - Bertempat di Hotel Luminor Kota Jambi Badan Ekonomi Kreatif RI menggelar kegiatan berupa operasional dan teknik fotografi (Oprek) tingkat Provinsi Jambi.

Hal ini ditandai dengan dibuka secara resmi oleh Kadisperindag Provinsi Jambi, Ariansyah Rabu(22/05/2019). Turut mendampingi Toar R.E Mangaribi, Kasubdit Edukasi Subsektor Ekonomi Kreatif, Berkat RI.

Dikatakan Ariansyah, Bekraf adalah lembaga pemerintah non kementerian yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif.
Kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai upaya memberikan pelatihan berbasis kompetensi kepada profesi fotografer.

Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Bekraf) kembali menghadirkan Workshop Oprek (Operasional dan Teknik) Fotografi di tahun ini sebagai upaya memberikan pelatihan berbasis kompetensi kepada profesi fotografer di Provinsi Jambi dan sekitarnya.

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Bekraf dengan Canon Indonesia dan Pemerintah Daerah Provinsi Jambi melalui dinas disperindag sebagai bagian dari upaya penguatan ekosistem subsektor fotografi di Indonesia dengan meningkatkan kompetensi fotografer-fotografer lokal.

“Indonesia saat ini terkenal dengan pariwisata alam, kuliner, dan budaya. Ditangan para fotografer inilah landscape pariwisata, kuliner dan aktivitas budaya bisa tersampaikan secara luas ke publik. Untuk menunjang hal tersebut kompetensi fotografer perlu terus ditingkatkan sehingga dapat menyajikan setiap peristiwa secara menarik dan berkesan, khususnya bagi provinsi jambi” ujarnya.

Dalam Workshop Oprek (Operasional Dan Teknik) Fotografi ini para pemateri akan mengajarkan serta melatih 20 unit kompetensi yang wajib dikuasai oleh seorang fotografer dan keterampilan penunjang lainnya, yakni pemilihan jenis kamera, memeriksa perangkat kamera, menentukan elemen pencahayaan, mengatur ketajaman gambar, menentukan sudut pengambilan, menentukan latar depan-belakang, menentukan komposisi pemotretan, serta mengidentifikasi arah, karakter dan warna cahaya.
Foto Inro, Foto Bersama Dengan Para Peserta Iptek Di Provinsi Jambi

Ditambahkan Toar R.E Mangaribi, diajarkan juga menentukan perangkat penyinaran, menyimpan dan memindahkan data gambar, memilih gambar sesuai kebutuhan, melakukan edit digital dasar, mencetak gambar, mengelola gagasan konsumen, menghitung biaya produksi dan operasional, melakukan proses pekerjaan sesuai dengan prinisk K3, mengevaluasi etos dan hasil kerja, menjalin komunikasi dengan rekan kerja, jenis-jenis pendekatan dan peralatan fotografi, hingga pengenalan wilayah kerja fotografer.

"Materi yang disampaikan pada workshop ini mengacu pada kurikulum SKKNI Nomor RT-027 SKKNI 2014-355 bidang fotografi. Peserta terlatih akan di uji sertifikasi profesi fotografi pada kegiatan yang akan dilaksanakan selanjutnya. Hal ini sebagai bagian dari ekosistem subsektor fotografi yang  tidak dapat terpisahkan,"terangnya..

"Workshop yang dilaksanakan di Hotel Luminor Jambi 22-25 Mei 2019 ini menghadirkan narasumber profesional, di antaranya: Dosen Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Priadi Soefjanto; Dosen Politeknik Seni Yogyakarta dan Sekolah Tinggi Multimedia Yogyakarta, Dewi Sartika Bukit; Dosen Universitas Trisakti dan Fotografer, Eddy A. Suryatin; Trainer PT Datascript, Januardo Henry Salvety; Art & Creative Director dan Fotografer, Carlo A. Kawilarang. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari kota Jambi dan sekitarnya,"urainya.

Melalui kegiatan ini Bekraf dan Canon Indonesia ingin memberikan pemahaman kepada fotografer lokal tentang bagaimana memaksimalkan penggunaan peralatan foto dan memahami teknik pengambilan gambar yang baik.

Toar R.E Mangaribi, juga menyampaikan bahwa era perkembangan teknologi komunikasi masa kini juga ikut memberikan dampak yang signifikan pada pelaku kreatif di subsektor fotografi.

Di antaranya semakin tinggi tuntutan bagi profesi fotografer untuk terus meningkatkan kemampuan fotografinya mengikuti perkembangan teknologi terbaru sehingga mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen yang beragam dan terus berubah. Oprek Fotografi selanjutnya akan dilaksanakan di Bintan pada Juni mendatang. (Inro).