-->

BREAKING NEWS

Kabid Keswan Dan Kesmavet Membuka Pertemuan Sosialisasi Pembinaan NKV Pada Unit Produk Provinsi Jambi.

Kabid Keswan Dan Kesmavet Membuka Pertemuan Sosialisasi Pembinaan NKV Pada Unit Produk Provinsi Jambi.
Foto Inro, Kabid Keswan Dan Kesmavet Membuka Membuka Pertemuan Sosialisasi Bagi Unit Usaha

Jambi,Jambiekspose.net -- Bertempat di hotel Odua Dinas Tanaman pangan hortikultura dan peternakan menggelar kegiatan pertemuan sosialisasi pembinaan NKV pada unit produk Provinsi Jambi.

Kabid Keswan dan Kesmavet, Drh.Juli Supriyono mewakili Kepala Dinas membuka secara resmi Rabu(24/04/2019), turut mendampingi Kasi Kesmavet dan perlindungan hewan, Musriadi.SST.MSi, serta Drh. Melinawar selaku Ketua Panitia.

Dikatakan oleh Juli Supriyono, semakin maju suatu negara pasti bisa dipastikan penanganan produk hewan ini sangat diperhatikan,  Jadi semakin maju sebuah negara pasti penanganan produk hewan semakin serius.

"Dikarenakan produk hewan yang akan dikonsumsi bagi manusia sangatlah rentan terkena akan suatu virus, sehingga produk hewani tersebut sehingga tidak bisa digunakan,"jelasnya.

Produk hewan ini sudah diatur dalam suatu UU Nomor 18 Tahun 2009 junto nomor 41 Tahun 2014 mengenai peternakan dan kesehatan hewan, juga dalam pasal 58 ayat 1 menyebutkan bahwa untuk menjamin produk hewan yang aman, sehat, utuh serta halal (ASUH) maka unit usaha harus memiliki sertifikat NKV.

"Kegiatan pertemuan sosialisasi dengan mengambil tema NKV menjamin produk hewan yang aman, sehat, utuh dan halal(ASUH)
untuk unit usaha seperti mall, supermarket berskala besar,"terangnya.

Produk hewan sebelum dipasarkan atau dibutuhkan oleh umat manusia itu harus masuk dalam pantauan oleh dinas TPHP khususnya bidang keswan dan kesmavet sehingga dapat dikategorikan produk hewan tersebut layak atau tidak layak untuk dipasarkan atau dibutuhkan.

"Dinas TPHP bidang keswan dan Kesmavet akan memantau dari rumah potong hewan, seperti sebelum hewan tersebut akan dipotong terlebih dahulu akan diperiksa akan kesehatan hewan tersebut sakit atau tidak, selanjutnya kalau hewan tersebut sehat akan diperiksa organ lainnya contohnya hati dan seterusnya, "ujarnya.

Sertifikat NKV, merupakan sertifikat bukti tertulis yang sah telah memenuhi persyaratan hygiene sanitasi sebagai kelayakan dasar jaminan keamanan pangan asal hewan berlaku dipegang oleh semua unit usaha di supermarket maupun pasar tradisional.

Bagi Provinsi Jambi unit usaha tidak perlu khawatir untuk diaudit sertifikasi NKV dikarenakan pemerintah yang menanggung akan pembiayaan dan di Provinsi Jambi juga memiliki 19 unit usaha masih NKV terdiri dari RPH-R 3 unit, RPU 1 Unit, Cold storage 7 unit, retail 3 unit, kios daging 3 unit, budidaya telur 1 unit, ternak sapi perah 1 unit. (Inro).