-->

BREAKING NEWS

Anak Gajah Balas Dendam, Bunuh Singa Betina yang Memakan Ekornya

Anak Gajah Balas Dendam, Bunuh Singa Betina yang Memakan Ekornya

fotografer satwa liar NJ Wight, dari Montreal, Kanada.

VIVA, internasional --Serangan singa terhadap hewan-hewan besar seperti gajah, jerapah maupun badak kerap terjadi. Sebagian berhasil mengalahkan hewan-hewan besar tersebut, namun sebagian lagi serangan yang mereka lakukan mengalami kegagalan.

Bahkan tidak sedikit hewan yang tadinya menjadi mangsa singa berbalik, melakukan perlawanan dan menyebabkan kematian sang raja hutan. Termasuk gajah kecil yang satu ini, di mana usai kehilangan ekornya ia berbalik melakukan serangan.

Anak gajah yang masih kecil ini terlihat kehilangan ekornya, usai singa betina tersebut melakukan serangan kepadanya. Namun yang terjadi justru sebaliknya, gajah kecil melawan. Bagaimana nasib singa betina ini?


Ini adalah saat di mana singa betina yang kelaparan dikalahkan, saat mencoba memangsa anak gajah. Dan kemudian dia ditemukan mati hanya beberapa jam kemudian.

Kejadian ini berlangsung di Nsefu, Taman Nasional Luangwa Selatan, Zambia. Meskipun bayi bayi, anak gajah itu berhasil menggunakan berat badannya untuk menjatuhkan hewan singa ke tanah sampai dia menyerah.

Anak gajah menindihkan tubuhnya ke singa betina.
Singa betina yang kurus itu, juga ditinggalkan kawanannya. Dan berjuang untuk hidup. Namun ia salah memilih mangsa, yaitu bayi gajah.

Gajah tersebut mungkin masih muda, tetapi tetap lebih berat daripada singa betina yang kelaparan.

Kemungkinan, upaya yang dikeluarkan kucing besar itu bisa menjadi usaha terakhirnya untuk mendapatkan makanan.

Singa betina tewas keesokan harinya.
Wight saat itu sedang berkendara malam hari melalui sektor Nsefu di Taman Nasional Luangwa Selatan, Zambia, ketika pemandangan yang tidak biasa itu terjadi.

"Itu adalah penampakan yang sangat sulit, untuk menyaksikan pertarungan hidup atau mati antara binatang di awal kehidupannya, dan yang hampir berakhir," ucap Wight dikutip dari dailymail.co.uk.

“Dari tulang pinggulnya yang tajam dan tulang rusuk yang menonjol, cukup jelas dia menderita dan belum makan selama beberapa hari. Sulit untuk melihatnya dan mendokumentasikan tubuhnya yang menyusut," tambahnya. (*). 

Dikutip media VIVA.com